Didier Deschamps Terus Membawa Tim Nasional Perancis Berkembang

Didier Deschamps dan seluruh publik Perancis pantas berharap banyak pada tim nasional mereka pada putaran final Piala Dunia 2018 nanti. Setelah gagal di partai puncak Euro 2016 di negara mereka sendiri; kesempatan untuk sukses di Rusia bukanlah angan – angan saja. Penampilan Paul Pogba dan kawan – kawan terlihat semakin baik dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Didier Deschamps mulai menemukan formula terbaiknya dengan komposisi pemain – pemain muda yang menunjukkan perkembangan hebat di level klub. Antoine Griezmann menjadi pemain bintang skuad Deschamps pada formasi 4 – 4 – 2 berkat kerja sama dengan OlivierGiroud sebagai duet penyerang utama. Duet penyerang berpostur besar dan kecil tersebut mampu saling mengisi dan menutup kekurangan rekan mereka.Didier Deschamps Terus Membawa Tim Nasional Perancis Berkembang

Tidak hadirnya Karim Benzema terbukti tidak begitu berpengaruh pada lini depan Perancis. Duet Griezmann dan Giroud telah mencetak total 16 gol; hampir setengah dari total 36 gol yang dicetak Perancis. Kemunculan Dimitri Payet yang tampil brilian bagi tim nasional Perancis dan perkembangan Paul Pogba yang semakin disiplin dan tampil lebih sederhana dengan formasi 2 gelandang jangkar menjadi kelebihan Perancis dari lini tengah hingga lini depan. Sementara pada lini belakang; Laurent Koscielny semakin matang dan menjadi jenderal pertahanan menggantikan peran Raphael Varane. Sedangkan penjaga gawang Hugo Lloris mencapai level baru pada kemampuannya mengisi posisi tersebut. Lloris memiliki perpaduan reflek hebat, kontrol bola bagus serta distribusi bola sekelas pemain tengah.

Putaran final Piala Dunia di Rusia mungkin masih akan berlangsung 2 tahun lagi; namun sejumlah pemain muda Perancis sepertinya telah bersiap untuk turut serta dalam turnamen tersebut. Ousmane Dembele (19), Adrien Rabiot (20), Thomas Lemar dan Samuel Umtiti (22) telah menjalani debut mereka bersama tim nasional Perancis. Sementara Kingley Coman (20) dan Anthony Martial (20) telah menjadi pemain reguler. Begitu banyaknya pemain muda di skuad Perancis bahkan membuat Nabil Fekir dan penjaga gawang Alphonse Areola yang berumur 23 tahun terlihat tua. Beberapa pemain muda lain seperti Moussa Dembele (20) dan Issa Diop (19) kemungkinan besar juga akan segera diberi kesempatan oleh Deschamps untuk mejnalani debut mereka di tim senior.

Tim asuhan Didier Deschamps tampil cukup bagus di Piala Dunia 2014 dan semakin baik di Piala Eropa 2016. Perpaduan antara identitas yang kuat, semangat dan ambisi tim yang tinggi serta pemain – pemain muda yang hebat menjadi kelebihan yang dimiliki Perancis. Bahkan di tengah isu kurang menyenangkan di luar lapangan yang memaksa Benzema keluar dari skuad EURO 2016; Perancis masih mampu mencapai partai final. Karim Benzema yang kini berumur 28 tahun terlihat seperti veteran di antara para pemain muda Perancis; ia juga dapat menjadi senjata rahasia yang dimiliki Perancis meski Deschamps belum tentu memberi penyerang Real Madrid tersebut kesempatan kembali ke tim nasional.